Perbedaan Mendasar MLM dan Money Game
Banyak
di antara kita yang menganggap bahwa bisnis MLM adalah sama saja dengan Money
Game. Padahal keduanya jelas-jelas berbeda. Menjadi rancu perbedaannya, karena
ulah oknum Money Game yang mengaku MLM.
Berikut ini adalah Perbedaan MLM dan Money Game :
Berikut ini adalah Perbedaan MLM dan Money Game :
1. APLI dan WFDSA
• MLM murni terdaftar pada APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) bahkan WFDSA (World Federation of the Direct Selling Associations). APLI dan WFDSA adalah organisasi yang bertugas untuk mengawasi dan mengontrol apakah perusahaan MLM tersebut menjalankan bisnis sesuai aturan main MLM atau tidak.
• Perusahaan moneygame tidak tergabung dalam anggota APLI dan WFDSA
2. Biaya Pendaftaran Keanggotaan
• MLM : Biaya pendaftaran anggota di bisnis MLM relatif ringan karena hanya untuk mengganti biaya administrasi, seperti staterkit, katalog, contoh produk, dll.
• MG: Biaya pendaftaran anggota biasanya besar, ada lhoo yang sampe berjuta-juta. Kenapa begitu? Yaa karena seringnya mereka kan tidak punya produk atau produk yang dijual sebenarnya berkualitas rendah atau susah dijual di pasaran. Nah jadi para upline atau sponsor akan memperoleh profit langsung dari biaya pendaftaran yang besar ini. Pernah kan denger kalo lagi diprospek MG, mereka bilang “kalau nanti anda mendapatkan downline, maka otomatis anda akan memperoleh sekian dari uang pendaftaran downline baru tersebut.
3. Produk
• MLM : Produk yang dijual jelas dan dijamin oleh perusahaan, mudah dijual di pasaran karena harga rasional dan kualitas terjamin, walaupun tidak memiliki downline, member tetap dapat menjalankan bisnis dengan berjualanproduk, perusahaan memperoleh keuntungan dari penjualan produk, bukan dari biaya pendaftaran anggota.
• MG : Seringkali MG tidak mempunyai produk nyata atau kalaupun ada produk bukan hal utama, biasanya produk tersebut susa h dijual karena kualitasnya yang kurang baik atau harganya tidak rasional.
4. Sistem dan Marketing Plan
• MLM : memiliki marketing plan yang jelas, anggota MLM dapat terus menjalankan bisnis dengan atau tanpa downline, ada aturan main yang jelas, bonus yang diperoleh berasal dari omzet penjualan. MLM menganut win-win sistem. Artinya ada prinsip keadilan, setiap anggota akan menikmati keuntungan sesuai dengan kerja yang dia lakukan. Belum tentu orang yang lebih dulu menjadi anggota akan lebih berhasil daripada orang yang belakangan.
• MG : Biasanya berlaku sistem binary ataupun piramid, dimana upline pasti mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari biaya pendaftaran anggota baru. Artinya jika anggota tersebut tidak mendapatkan downline baru maka bisnis akan terhenti.
5. Training dan Support System
MLM :
Perusahaan MLM akan memberikan pelatihan-pelatihan mengenai produk mereka, keahlian yang diperlukan dalam memasarkan produknya, leadership, marketing, pengembangan diri, dll. Perusahaan juga menyediakan support system yang siap membantu perkembangan bisnis untuk para anggotanya yang mengalami kendala.
Perusahaan MLM akan memberikan pelatihan-pelatihan mengenai produk mereka, keahlian yang diperlukan dalam memasarkan produknya, leadership, marketing, pengembangan diri, dll. Perusahaan juga menyediakan support system yang siap membantu perkembangan bisnis untuk para anggotanya yang mengalami kendala.
Money Game :
Pada perusahaan Money Game biasanya menggunakan akan model pelatihan motivasi untuk ‘cuci otak’ agar mereka jadi loyal. Bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki sistem pelatihan maupun support system.
Pada perusahaan Money Game biasanya menggunakan akan model pelatihan motivasi untuk ‘cuci otak’ agar mereka jadi loyal. Bahkan ada yang sama sekali tidak memiliki sistem pelatihan maupun support system.
6. Surat Ijin
MLM :
Perusahaan MLM dilengkapi dengan perijinan resmi dan lengkap seperti Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Perusahaan MLM dilengkapi dengan perijinan resmi dan lengkap seperti Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Money Game :
Biasanya tidak memiliki / bahkan tidak bisa memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
Biasanya tidak memiliki / bahkan tidak bisa memiliki Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL).
7. Sistem yang Jelas
MLM :
Perusahaan MLM yang murni memiliki Success Plan yang jelas ada jenjang karir yang bisa dikejar. Sangat jelas darimana asal keuntungan, level atau peringkat yang bisa dicapai, aturan main, dan kode etik bagi member. Bonus yang diperoleh adalah berdasarkan OMZET penjualan. Ada prinsip keadilan dalam bisnis, dimana downline yang lebih giat dan fokus dalam bekerja bisa memperoleh profit atau peringkat karier lebih tinggi dari upline-nya. Upline pun punya kepentingan dengan downline, dimana dia juga harus membantu perkembangan jaringan downlinenya agar jenjang karirnya terus naik.
Money Game :Perusahaan MLM yang murni memiliki Success Plan yang jelas ada jenjang karir yang bisa dikejar. Sangat jelas darimana asal keuntungan, level atau peringkat yang bisa dicapai, aturan main, dan kode etik bagi member. Bonus yang diperoleh adalah berdasarkan OMZET penjualan. Ada prinsip keadilan dalam bisnis, dimana downline yang lebih giat dan fokus dalam bekerja bisa memperoleh profit atau peringkat karier lebih tinggi dari upline-nya. Upline pun punya kepentingan dengan downline, dimana dia juga harus membantu perkembangan jaringan downlinenya agar jenjang karirnya terus naik.
Sementara pada bisnis Money game, berlaku sistem piramid, dimana upline pasti dapat untung lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari Biaya Pendaftaran para member barunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar